Oh malangnya sang burung dara…
Lukanya hanya diberi bius yang menghilangkan sakitnya hanya sementara saja..
Oh malangnya siburung dara, burung penolong itu menipunya…
Oh malangnya si burung dara…
Lukanya bertambah parah, makin berdarah dan menganga..
Oh malangnya sang burung dara, burung penolong menipunya..

Sang burung dara terlupa bahwa dia memiliki Tuan pemelihara yang tak akan pernah menipunya..
Sang burung dara lupa bahwa dia memiliki Tuan yang memeliharanya dengan sebaik-baiknya..
Sang burung dara terlupa dan pergi dari sarangnya berharap mendapat kesenangan hidup ditengah badai sendiri tanpa bantuan Tuannya…
Namun malangnya sang burung dara…
Dia terluka dan terluka…
Lalu tertatih-tatih kembali ke rumah Tuan pemeliharanya….
Sang Tuan yang sangat menyayanginya sangat tahu apa yang terbaik untuknya dan mengobati lukanya, mengurus segala kebutuhannya dan menjaganya dengan sebaik-baiknya.
Maka kini beruntunglah sang burung dara karena Tuan pemeliharanya yang tak akan pernah meninggalkannya..
Sayapnya kembali utuh, lukanya sembuh dan kembali berkepak indah seindah kapas yang tertiup angin…
Renungan : Pernahkah mencoba melupakan Tuhan yang Maha Menjaga dan Memelihara, meminta pertolongan orang lain dan mengabaikan pertolonganNya? Pernahkah kita berhianat kepada Tuhan???
Semoga saja tidak teman…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar